Maen Biola di Depan Bule

Akhirnya! Gue berhasil menunjukkan kemampuan biola gue yang masih cupu di depan bule-bule. Semuanya bermula dari suatu hari di mana gue dateng ke acara kongkow dua minggu sekali foreign students di Le Creusot. Yang ngadain itu adalah sepasang suami istri locals yang super baik dan nice. Pas acara itu, ada acara belajar joget tradisional a la bourguignon, seru banget deh, it was a good exercise as well. :P

Di akhir acara, salah satu temen sekelas gue maen piano, maenin lagu Disney gitu. Nah, one of my friends tahu bahwa gue maen biola karena gue sering membuat kebisingan di residence dengan maenin biola gue. At that time, gue diminta untuk bawa biola gue for the next kongkow dan maenin selagu dua lagu. Dan saat itu juga, ada temen gue yang lain yang rikues lagunya Love Story (yang “teng dung dung teng teng” ituh :P ). Alhasil, gue dan sang pianis berencana untuk maenin lagu itu bareng di acara kongkow slanjutnya.

When the time of kongkow came, gue dateng ke venue dengan membawa biola. Pas nyampe di venue-nya.. JENG JEEEENG!! Pianonya ngilang! No piano! Which leads to no love story. Lalu, gue dijelasin kenapa no piano di sana. Ternyata pianonya dibawa ke tempat lain soalnya lagi ada acara apaa gitu di tempat itu. Dan parahnya lagi, yang rikues lagu love story, GA DATENG! Pas ditanyain setelahnya, katanya dia hectic dengan urusan imigrasi dan lain-lain (semua non-eu students lagi bermasalah sama imigrasi at that time). Meski begitu, gue yang banci tampil ini, tetep maen biola solo dan maenin lagu tango, lagu yang sebenernya gue belom lancar2 banget. In addition to that, gue nerpes gara2 ada beberapa orang yang ga gue kenal, which led to disastrous playing if you ask me. Cuma, kata orang2 sih bagus2 aja, well of course, they had to say that.

Setelah itu, gue diajak untuk maen keesokan malamnya di acara di mana pianonya berada, of course naturally gue planned to play love story with the pianist. Begitu sampai di tempatnya, gue dateng duluan dibanding temen2 gue yang lain, which means gue harus ngomong bahasa prancis all the time. MAN, my mouth was so tired! LOL. After half an hour, my friends (yang rikues love story juga) came dan akhirnya gue bisa ngomong bahasa normal lagi, bahasa Inggris (cailah gayak). Being a guest star, I got to eat stuff for free and damn, there were a lot of good food!!

Setelah acara makan-makan, akhirnya tibalah acara maen-maen musik. Begitu sampai di giliran gue, lagi-lagi gue deg2an, but it wasn’t as bad as before, soalnya gue lumayan sering maen lagu ini. Setelah beres maenin lagu ini ampe beres, ada bapak-bapak dari azerbaijan dengan alat musik tradisional dari sana menawarkan diri untuk nge-jam bareng dengan lagu ini. It was so exciting and so great. People applauded, me so happy. Even they took pictures of us together when we finished (as the previous performers didn’t get to do that). So yeah, my “banci tampil” side was so satisfied by that.

All and all, it was the best sat night ever for me in Le Creusot. I got to talk with a lot of locals (in French as well), I got to spend time with friends, played some music. We even had a little cake and spanish catalan omelette party at Corina’s place. Yea, it was a great night indeed.

Advertisement