Archive for January, 2009

BAKSIL dan TUBIS…

BAKSIL yang most of anak ITB tahu adalah singkatan dari Babakan Siliwangi. TUBIS yang few of anak ITB tahu adalah singkatan dari Tubagus Ismail. GEJE yang semua orang tahu adalah singkatan dari Ga Jelas…

Oke, cerita ini bermula saat gw dan temen2 SMA gw (nama2 di tulisan ini adalah nama mereka) lagi mau foto2 di ITB. Ina baru tahu kalo GEJE itu adalah Ga Jelas. Gw yang notabene anak gaul, gw ketawain abis2an temen gw itu. Terus pas gw ditanya TUBIS apa, gw ga tau. Dan mereka bilang itu Tubagus Ismail dan gw langsung bilang, “Temen gw yang anak Tubagus kayanya nyebutnya Tubagus Tubagus aja…” Terus kita lagi nyebut2in semua singkatan yang kita tahu. Lalu tercetuslah BAKSIL, dan Topa ga tahu BAKSIL itu apa. Dapat dimaklumi, saudara Topa adalah anak kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang) yang hanya pernah 3 kali masuk ke dalam sekre himpunannya. Peace, Top…

Lalu, suatu hari, gw, Ina dan Topa terjebak dalam satu mobil bersama. Karena satu dan lain hal, Ina menyebut gw GEJE, ceritanya dia memamerkan pengetahuan barunya, “GEJE banget sih lo Ndru…”. Lalu, Topa yang ga mau kalah tiba2 bilang, “Tau Ndru, BAKSIL banget tau ga lo tuh…” Terus tiba2 mobil kami riuh karena ketawa. Terus, gw yang ga mau kalah karena pengetahuan baru gw juga, gw bilang, “Lo kali Top. TUBIS abis!!” Suara tawa pun makin keceng. Dari situlah, muncul dua kosa kata baru dalam hidup kami yang kami pakai sepanjang hari: TUBIS dan BAKSIL.

Bagi Anda yang bertanya2 bagaimana penggunaannya, TUBIS dan BAKSIL adalah substitusi dari semua kata sifat yang terdefinisi. Akan tetapi, biasanya TUBIS dan BAKSIL adalah kata yang berhubungan antonim. Berikut contoh penggunaannya:
“Gila, tuh sepatu BAKSIL abis tau ga sih loooo!?
Possible meanings:
“Gila, tuh sepatu KEREN banget!!”

“Gila, tuh sepatu MAHAL abis!!”
etc etc…

Lalu teman anda balas mengatakan:
“Ngga kali Jeng, tuh sepatu TUBIS abis. Lo tuh ya, BAKSIL banget…”
Possible meanings:
“Ngga kali, tuh sepatu JELEK. Selera lo tuh, SELERA RENDAH banget…”
“Ngga kali, tuh sepatu MURAH. Lo tuh ya, PELIT banget…”
etc etc…

Ya, itulah salah dua contoh penggunaan BAKSIL dan TUBIS. Sebarkan ke anak cucu kalian… BAKSIL dan TUBIS are gonna be the next big things…

How A Relationship Should Be….

I have no right to talk about it…
I’m no one but a selfish jerk…
But I’ve learned one thing today…
This is how it’s done…
This is how it works…
This is how it should be…

One should not sacrifice his own feelings in the name of love…
One should be less selfish always wanting to be understood…
One should be more understanding…
One should not be distracted by any other opposite sex attraction…
One should commit to what he’s said and do as he says…

Never let your girlfriend be the one who always takes the fall…
Remember it always takes two to tango…

AlifBaTa… TsaJaHaKhoDaDzaRoZaSaSyaShoDloThoZho’AGhaFaQaKaLaMaNaWaHaAYa…

Hahahaaa… Judulnya panjang bet emang… Tapi yang penting adalah yang pertama doang “Alifbata”… It stands for Alam Informatika Back To Nature. It’s an event held in order to facilitate Informatics students to explore their interest in nature. I mean it involves camping, bonfire, hiking, and much more. It was held in CIC (Ciwangun Indang Camp, KMIIW :P ), on 10 and 11 January 2009.

Hmmm, asalnya itu targetnya 100-an orang… Supaya rame ajah. Kita kira bakal banyak banget yang ikut. Ternyata kita salah duga. Yang ikut ga lebih dari 20 orang. And most of them adalah panitia (supposedly). Meski begitu, meski sasaran ga tercapai, kalo masalah fun. It was nothing but FUN!!!! Kalo gw sih itu yang gw rasa, ga tau yang ngurus2nya (maaf udah ngerepotin).

Acara mulai dengan berkumpul di sekre 1 pada hari Sabtu pukul stengah tujuhan… Lalu, hujan menerpa dan dingiiiiiin… Kita berangkat sekitar pukul 0800. Hmm, kita nyampe di depan komplek istana bunga mungkin jam 0900 kali ya?? gw juga ga inget… Perjalanan pun dimulai. Kita jalan2 melewati vila2 yang woke woke banget. Kita melewati jalan2 yang oh-my-god-tak-baik-untuk-tumitku. Kita foto2 sepanjang perjalanan. Kita lelah, kita cape, kita bahagia…

Sampe di gerbang CIC, bukan berarti perjuangan berakhir. Kita masih harus manjat gunung yang kalo mnurut gw cukup jauh. Tapi, kayanya sih ga jauh2 amat, mungkin pengaruh cape aja kali yak… Kita sampe di tempat Camp dan kita bangun tenda. Dirty little secret, that was the first time for me, membangun tenda. Wooogh, keindahan lengkungan besi yang disambung2 itu captures my attention. Gw mencoba membangun bersama rookie lainnya (a.k.a Fahmi) dan kami berhasil horeee… Tentunya dibantu yang laen. heeheee :D

Kita lalu jalan2 ke air terjun, foto2… Dan melihat P2S berenang di sana. Tertarik ikut berenang tapi airnya dingin makjeleger dan gw tidak membawa apapun untuk mengeringkan badan. And have I told you it was freezing out there? Kita puas dan kita kembali ke camp. Malam menjelang kita bikin api unggun, actually Dhika bikin api unggun, the others were like “ooooh…” when Dhika told how to make a campfire… And Spongebob song was played too…

I call this one a campfire song song…
Let’s gather ’round and sing a campfire song…
Our C-A-M-P-F-I-R-E S-O-N-G song…
And if you think that we can’t sing it faster then you’re wrong…
But it would help if you just sing alooong,,,
Pam pam pam…
etc etc etc…

Kita manggang ayam dengn brutalnya.. Yang berhasil cecewean ama grupnya Obi. FahmiAgus makan ayam stengah mentah dengan kecap superbanyak. GwSatrioIcal ga jauh beda ama Agus cuman kita membuat cara masak yang baru… You don’t wanna know how. Acara makan2 beres, ngobrol2 bentar dan kembali ke tenda masing2. Oh iya, kita smpet bikin video bok*p yang di-claim ngalahin pirates…. :) )… Videonya tunggu nanti, masih belom disebarluaskan…

Dingin banget di dalem tenda. Tenda gw isinya 6 orang, udah dempet2an dan masih aja dingin. Gw ga membayangkan tenda cewek yang isinya cuman 4 orang… Gimana rasanya cobak… Laluu, malam berlalu datanglah pagi. Kita packing jam 8 dan sampe di pintu CIC skitar jam 9 kali ya… Terus gw dan Ical mencoba Flying Fox dan jembatan gantungnya . Silly Me, gw menghapus videonya dari camdi gw… T_T

Kita balik ke kampus dengan angkot. Kami lelah, kami mengantuk, kami puas. Tinggal nunggu upload-an foto2 yang lain aja… heheheee, that’s about all the trip… As I said it was nothing but FUN!!!

Special thanks to: Dhika, Radit, Avi, Marcell, dan Edria… Without you we would just be silly people trying to survive the mountain…

Achievement, So Far…

Liburan ini adalah liburan gw yang paling produktif. Kenapa? Karena gw maish banyak kerjaan (baca: proyek) dan gw jarang geje (baca: ngerem di rumah) meskipun kadang2 ada aja saat kpengen diem di rumah.

Berhubung liburan bentar lagi beres, dan disambut dengan UAS, mari kita bicarakan liburan ini apa saja yang sudah gw lakukan.

1. Digisoft, hidup *ras*aka (internal joke, really…)!! Heheheee… Proyek yang nambah2 mulu speknya ini menyita sangat banyak waktu. Most of the holidays, gw ngerjain proyek ini. Cape dan ga begitu banyak pengetahuan baru yang didapat. Yang gw dapat sih cuman kaya latihan coding aja jadinya. Melatih teknik pemrograman dan pemecahan masalah karena the client is o-my-god-so-demanding. Cukup, tak usah terlalu banyak dibahas.
2. Periksa Praktikum. Gw selalu males meriksa praktikum. Bahkan gw menganggap bahwa diri gw sudah selesai meriksa di saat gw belum meriksa. Hahahahaaa. Gw nyelesein meriksa praktikum baru2 ini. Dan pas gw baca, ternyata praktikan skarang oke-oke. Mostly pada dapet nilai full dari gw. Paling yang ujian praktikum aja pada ga bisa ke-compile. Jadi aja nilainya 0. Kasihan….

Kalo hal-hal yang membanggakannya sih sekian. Terus, gw juga jadi mulai menghabiskan novel di lemari gw. So far, gw udah ngeberesin 3 novel. Which are:
1. Bartimaeus Ptolemy’s Gate, gw sangat lama untuk menyelesaikan buku ini karena menurut gw ga rame. Awal2nya terlalu datar dan ah, ga seru lah pokonya.. Mana endingya super duper sampah pula…
2. Flyte, novel kelanjutan dari Magyk ini entah kenapa sangat mnarik perhatian gw. Kalo ditanya keren atau ngga, menurut gw sama sampahnya ama Bartimaeus, tapi gw pas bacanya senang gembira entah knapa. Mungkin karena genrenya sangat fantasi dan gw suka cara si pengarang (Angie Sage) bercerita.
3. The Alchemist The Secret Of Immortal Life Nicholas Flamel, bukan The Alchemistnya Paulo Coelho yang ga rame. The Alchemist ini nyeritain Nicholas Flamel yang sampe skarang masih hidup. Dan konfliknya dia bersama Dr. John Dee. Setingnya itu abad 21, jadi cukup dkat dengan kita. Gimana ceritanya? Bagus abis!! Tegang dari awal ampe abis. Kalo ada yang bilang, “Buku itu harus ada flownya. Kalo ngga, entar eneg.” Tapi menurut gw ngga. Buku itu harus bagus dari awal ampe abis, harus nge-”bawa”. Dan The Alchemist bener2 udah ngebawa. Lanjutannya The Magician akan keluar versi Indonya Januari ini. Buku ketiganya akan rilis di luar sono bulan Mei tahun ini. Buku ini masuk ke dalam list must-read gw.

Dari buku, kita beralih ke film. Gw sekarang jadi ga begitu suka nonton film. Gw jadi suka nonton serial aja, tapi gw punya beberapa DVD yang belum gw sntuh. Film2 jadul sih. Gw cuman nonton 2 itu juga… T_T
1. The Forbidden Kingdom, manstav bos!! Keren. Gw yang ga tau ceritanya dari awal, ga menyangka ternyata ceritanya kaya gini. Yang paling keren adalah action-nya. Nonstop dan bikin diri bergumam2 sndiri. “Aw”, “Aduh”, “Hajar”, “Anjrit”, “Ouch”, dan gumaman2 lainnya sering terlontar karena so violent filmnya. Hahahahaam tapi keren.
2. The Water Horse. Setelah gw nonton yang action abis, gw nonton film bocah2. Ceritanya kaya apa ya? Entahlah. Katanya sih se-genre ama E.T. Anak kecil nemu telor yang turns out to be an egg of a water horse, an animal in Scotland myth. Gw sih kepikirannya Loch Ness. Emang mirip Nessy sih. Yah, typical lah. Ada yang mau ngebunuh, tapi si anak yang nemuin ini berusaha ngebebasin. Dan bla… bla… bla… Water Horsenya bebas. Oh, so typical. Dan gw berusaha keras untuk tidak tidur saat menontonnya.

Hmm, shopping? Barang2 yang gw beli slama liburan ini apa ya? Gw ga ingat, tapi yang masih fresh dalam ingatan gw adalah sendal. Kenapa sendal? Karena gw ga punya sndal. Biasanya kalo gw mau ngampus dan males pake spatu, gw pake sndal bokap gw. Beberapa waktu lalu, rumah gw kehilangan 4 buah footwear. Salah satunya adalah sndal itu. Alhasil gw ditinggal menjadi fakir-sendal. Ga mungkin juga gw make sendal jepit terus2an ke kampus. Jadinya gw membeli sendal itu. Apalagi yaa? Kayanya sih ngga ada…

Liburan kali ini cukup berkesan. Ga kaya liburan2 lainya yang kelamaan dan membuat jadi geje. Yang paling kerasa sih gw menggendut. Mungkin karena pasokan JCo yang berlebihan kali ya… Hahahaaa… That’s all for now…

Met UAS ya untuk kawan2 yang menjalankannya…